Subiakto Priosoedarsono

Pakar Branding


"Lalu apa hubungannya STIFIn dengan Brand? Ada. Khusus untuk membangun Personal Brand, STIFIn membantu mengidentifikasi Brand DNA Anda. Untuk produk Brand juga akan sangat membantu untuk mengidentifikasi Brand Personality dari produk anda. Jelas akan membuat tampilan LOGO, packaging, restoran, iklan Anda akan berkarakter."

Monde Ariezta

Pegiat Human Development, Kreativitas, dan Kepenulisan


"Dulu saya sering menggunakan berbagai metode assessment dan tools pengembangan diri untuk klien-klien saya. Dimulai dari Personality Plus, DISC, Enneagram, MBTI, hingga teori tipologi karir John Holland. Selain dirasa kurang sederhana dan aplikatif, klien-klien kurang puas karena memang hasilnya sering berubah jika mereka dites ulang setelah periode tertentu atau lingkungannya berubah (nurture) sehingga kurang optimal saat digunakan untuk perencanaan hidup, karir, bahkan pengembangan dirinya sendiri. Di samping itu, saya gunakan NLP dan Grafologi sebagai tools pengembangan diri, pun belum memberi kepuasan dalam membangun dan mengoptimalkan diri sejati atau fitrah manusia seutuhnya, apalagi jika disangkutpautkan bahwa ada campur tangan genetik dan shibghah Allah dalam diri manusia (nature). Tahun 2013 saya bertemu dengan konsep STIFIn yang lebih simpel, akurat, aplikatif dan karena genetik hasilnya tidak berubah. Saya memutuskan untuk menjadi seorang Licenced STIFIn Promotor, semakin didalami, semakin saya yakin ini adalah metode terbaik yang saya cari-cari selama ini. Terlebih teori dan konsepnya banyak diderivasi oleh penemunya, Farid Poniman, dari Al-Qur'an, Hadits dan ilmuwan-ilmuwan muslim, bukan dari teori-teori barat. Banyak klien saya sejauh ini selalu puas dengan STIFIn."

Prof. Dr. Kuswandi, S.U., M.Phill., Apt.

Guru Besar UGM, Pakar Genetika, Pemerhati Pendidikan, dan Pengamat Sosial Budaya


“Hasil tes STIFIn ini sangat cocok dengan saya.  Penjelasannya sangat ilmiah, detail, dan praktis untuk saya pahami.  Jadi menurut saya, tes ini sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin agar kita sebagai orangtua tidak salah dalam mengarahkan anak untuk memilih jalur pendidikan dan profesi yang sesuai dengan bakat dan potensinya.  Sehingga anak-anak menemukan cara belajar yang menyenangkan.”

Hj. Ifa Faiza Rohmah, M.Pd

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta


“Saya sangat merasakan kemanfaatan STIFIn untuk dapat memetakan potensi anak, bahkan rekan kerja, sehingga mereka melakukan sesuatu sesuai dengan kecenderungannya dan membuatnya menjadi lebih enjoy. Selain itu kita bisa lebih memahami bagaimana berinteraksi dengan semua potensi itu. Ini sangat penting khususnya bagi pengajar, orangtua dan organisasi. Subhanallah... Allah telah menciptakan kita beragam untuk saling memahami, melengkapi dan bekerjasama."

Hj. Lia Yulindaria, S.P

Kepala SD Plus 2 Al-Muhajirin Purwakarta


“Anak adalah amanah dan investasi berharga bagi orangtuanya. Orangtua yang bijak adalah orangtua yang memperlakukan anaknya sesuai dengan bakat Mesin Kecerdasan-nya, bukan atas ego orangtua. Salah satu cara untuk membantu orangtua lebih memahami tipikal dan bakat anaknya adalah melalui Tes Bakat STIFIn. Karena orangtua dapat memonitor minat dan mengkondisikan lingkungan yang sesuai sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara keduanya. Saya sudah buktikan...!"

Ust. Dr. Yusep Sulihudien, M.Ag

Wakil Ketua MUI, PNS Kemenag Ketua Yayasan Pesantren


"Al-Quran memberikan berbagai macam tipe-tipe kecerdasan sampai Allah SWT menggunakan berbagai kata dalam Al-Quran tentang kecerdasan. Nah, oleh karena itu untuk melesatkan kecerdasan perlu untuk mengetahui Potensi Dasar Kecerdasan. Oleh karena itu saya kira STIFIn bisa sebagai alat untuk mendeteksi, mempetakan potensi kekuatan dasar anak-anak atau diri kita, sehingga kita dapat mengembangkan pribadi kita menjadi lebih baik dan lebih maju di masa yang akan datang.”

H. Suhaemi, S.Pd, M.Pd

Kepala UPTD Kec. Plered


"Sangat cocok untuk mengetahui tentang seseorang dengan tujuan untuk mencari identitas pribadi yang sesungguhnya sehingga dengan demikian dapat melaksanakan apa yang ia inginkan sesuai dengan hasil Tes STIFIn. Selanjutnya saya berharap STIFIn bisa berkembang di pendidikan atau di rekan-rekan kerja khususnya di Kec. Plered agar dapat mengetahui kepribadian mereka."

Rahayuana Setiawan, M.Pd

Kepala UPTD TK, SD dan PLS Kec. Purwakarta


“Setelah dites STIFIn saya jadi tahu apa yang harus dikembangknan oleh saya untuk memperoleh kemampuan-kemampuan yang maksimal dalam bekerja dan kinerja yang lebih baik ke depan. Jadi, kita bisa mengenal potensi diri kita sehingga tidak mencari-cari lagi bentuk apa yang cocok untuk pengembangan diri kita ke depan.”

Kris Pujiatni

Psikolog, Dosen Psikologi Fakultas UMS


“Banyak cara untuk memahami diri sendiri & orang lain. Dengan STIFIn kita akan lebih mengerti & memahami diri sendiri dan orang lain. Kerjasama dalam keluarga dan dunia kerja menjadi lebih baik.”

Hery Suherman

Seorang Ayah dari Bekasi


“Dulu saya sibuk mencari kepastian dalam menentukan bakat anak-anak saya, agar dapat diarahkan sejak masih dini. Misalnya ketika anak saya yang no. 2 senang menggambar saya kursuskan menggambar, ternyata lama kelamaan ketahuan dia tidak suka menggambar, begitu seterusnya, sampai akhirnya saya mengenal STIFIn. Sekarang saya tidak ragu lagi ketika anak pertama saya Ie (Intuiting extrovert) mau menjadi pengusaha, anak kedua Fi (Feeling introvert) mau menjadi pembicara, dan anak ketiga Fe (Feeling extrovert) mau menjadi psikolog.”

Munawar Aziz

Owner Best Practice


"Subhanallah, luar biasa hasil dan penjelasan yang diberikan 100% benar.  Sungguh luar biasa "Grand Design" yang Allah SWT ciptakan. STIFIn Top banget!

Alamsyah

Pegawai Negeri Sipil


“Saya antusias ketika tahu tes STIFIn. Sebagai ayah dengan dua orang anak, saya berharap sejak dini bisa mengetahui potensi dasar dua anak saya, jadi saya bisa mengarahkan les apa yang tepat, cara memotivasi mereka dan mengarahkan karpet merah kesuksesan anak-anak saya.”

Bunda Kaifa

ICU Clinical Staff Nurse


”Membaca dan mempelajari anak bertipe Feeling ekstrovert seperti Kakak, seperti membaca bahasa tubuhnya, dan mempelajari fikirannya, selama 5 tahun. Setelah tes STIFIn ini, semoga semakin bisa mengeksplor kecerdasannya, karena ternyata jenis kecerdasan Kakak adalah kecerdasan sosial (Feeling ekstrovert - Social Quotient) dimana dia harus dan perlu mencari kader atau orang-orang untuk mengaktualisasikan panggilan jiwanya. Jadi jangan heran kalau Kakak lebih sering ngobrol dengan banyak teman dan orang-orang di sekitarnya, karena dia sedang belajar berorasi, in syaa Alloh…” 

Racka Raksa

Mahasiswa STIEB Perdana Mandiri


”Setelah ikut tes STIFIn semester 1, berikutnya dapet IPK diatas 3,7 bahkan sampai 3,95. Dapat beasiswa berturut-turut sehingga wisuda tanggal 8 Oktober kemarin mendapatkan gelar wisudawan terbaik dan dapat penghargaan dari istri Bupati Purwakarta.”

Putri Yulpani

Pelajar SMAN 1 Cibitung


"Awalnya sebelum mengenal STIFIn dalam belajar saya sangat sulit mencerna pelajaran, sehingga nilai saya kurang memuaskan, lalu semenjak saya mengenal STIFIn dan saya mengikuti cara belajar yang dianjurkan STIFIn, nilai saya sangat meningkat drastis. Terimakasih STIFIn."

Zahrina Firda

Mahasiswi UIN dan bloger muslimah


"Jujur,  saya ngga langsung serta merta ikut tes stifin untuk gaya-gayaan. Saya mendalami dulu apa dan manfaat tes stifin ini. Setelah mantab, akhirnya saya ikut tes juga. Dari hasil tes stifin, rasa percaya diri saya bertambah. Ada suatu hobi dan bakat yang dari dulu saya suka, tapi gak terlalu saya dalami. Tes stifin menguatkan saya. Ternyata saya memang mempunyai kemampuan bakat genetik yang sebenarnya itu "gue banget". Saya pun bertekad menaikan kualitas saya agar mampu menjadi spesialis dari kemampuan yang telah Allah berikan"

Anda punya testimoni yang ingin dibagikan kepada para pembaca? 
Kirimkan saja foto dan komentar anda ke tanyajufri@gmail.com atau whatsapps ke 08888.66.8585